Kompetensi Kepribadian Guru PKN Berdasarkan Penguatan
Abstract
Citizenship education (PKn) as a subject to strengthen character education aims to shape students to become good citizens in accordance with Pancasila. Citizenship Education teachers must have adequate competence to shape student character. Teacher competency is the teacher's ability to responsibly carry out their duties appropriately. To shape student character, teachers must master personality competencies. The purpose of this article is to describe teachers' personal competencies in Citizenship Education learning based on strengthening character education. The method used is a literature review by examining relevant sources. The personality competencies that a Civics teacher must have are having a good personality in accordance with religious, legal, social and national cultural norms of Indonesia, being honest, having noble character, being an example, steady, stable, mature, wise and wise, dignified, having a high work ethic. , responsibility, pride, self-confidence, and objectively willing to evaluate one's own performance, and develop oneself independently and sustainably.
ABSTRAK
Pendidikan kewarganegaraan (PKn) sebagai mata pelajaran penguatan pendidikan karakter bertujuan membentuk siswa agar menjadi warga negara yang baik sesuai Pancasila. Guru Pendidikan Kewarganegaraan harus memiliki kompetensi yang memadai untuk membentuk karakter siswa. Kompetensi guru merupakan kemampuan guru untuk secara bertanggung jawab melaksanakan tugasnya dengan tepat. Untuk membentuk karakter siswa, maka guru harus menguasai kompetensi kepribadian. Tujuan artikel ini adalah mendeskripsikan kompetensi kerpibadian guru dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan berbasis penguatan pendidikan karakter. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan mengkaji sumber-sumber yang relevan. Kompetensi kepribadian yang harus dimiliki guru PKn yaitu memiliki kepribadian yang baik sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia, jujur, berakhlak mulia, menjadi teladan, mantap, stabil, dewasa, arif dan bijaksana, berwibawa, memiliki etos kerja tinggi, tanggung jawab, bangga, percaya diri, dan secara objektif mau mengevaluasi kinerja sendiri, dan mengembangkan diri secara mandiri dan berkelanjutan.
Kata kunci: kompetensi kepribadian, pendidikan karakter, Pendidikan Kewarganegaraan

