Penggunaan Metode Diskusi Pada Aktivitas Belajar Siswa Kelas IV di SDN 02 Marisa Kabupaten Pohuwato
Abstract
Basically student learning activities are a series of activities carried out by students in participating in learning so as to cause changes in student learning behavior. The use of the discussion method can increase student learning activities in learning in elementary school grade IV students at SDN 02 Marisa. The use of appropriate methods can increase student learning activities, such as the use of the discussion method in the teaching and learning process in elementary schools, so in order to fulfill the achievement of learning objectives by using methods that are appropriate to the level of development of elementary school children, especially fourth graders at SDN 02 Marisa. the inability of students to obtain optimal learning outcomes because in the presentation of learning they still often use the lecture method and students are only told to take notes, therefore the purpose of using this discussion method is to stimulate students to think critically and gather opinions, make conclusions or develop alternative problem solving in learning at school. The method used in this research is descriptive method. This method is a problem-solving procedure that is investigated by describing the state of the subject/object of research.
Keywords: Discussion Method, Learning Activities
ABSTRAK
Pada dasarnya aktifitas belajar siswa adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan siswa dalam mengikuti pembelajaran sehingga menimbulkan perubahan perilaku belajar pada diri siswa, Penggunaan metode diskusi dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran di sekolah dasar siswa kelas IV SDN 02 Marisa. Penggunaan metode yang tepat dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa, seperti penggunaan metode diskusi dalam proses belajar mengajar di sekolah dasar maka dalam rangka memenuhi ketercapaian tujuan belajar dengan menggunakan metode yang sesuai dengan tingkat perkembangan anak sekolah dasar khususnya anak kelas IV Di SDN 02 Marisa.Salah satu ketidak mampuan siswa dalam memperoleh hasil belajar yang optimal karena dalam penyajian pembelajaran masih sering menggunakan metode ceramah dan siswa hanya disuruh mencatan,maka dari itu tujuan menggunakan metode diskusi ini agar dapat merangsang siswa dalam berfikir secara kritis dan mengumpulkan pendapat membuat kesimpulan atau menyusun alternativ pemecahan masalah dalam pembelajaran di sekolah.Metode yang digunakan dalam penelelitian ini adalah metode deskriftip. Metode ini merupakan prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan keadaan subyek/obyek penelitian.
Kata Kunci : Metode Diskusi, Aktivitas Belajar
References
Dakir. A, dkk. Pendidikan IPS di Sekolah Dasar. Surakarta : Universitas Sebelas Maret.http://penelitiantindakankelas.blogspot.com/2009/03/aktivitas-belajar-padamodel.htmlhttp:elearning.unesa.ac.id/tag/tujuan-pembelajaran-ips-sd
Masnur Muslich. 2008. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta : PT Bumi
Aksara.
Moh. Jenli Abbas. 2022. Meningkatkan aktivitas belajar siswa melalui model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) pada mata pelajaran pkn dikelas IV SDN 07 Tapa, Kabupaten Bone Bolango. https://bajangjournal.com/index. php/JISOS/article/view/1421.
Moh. Jenli Abbas Dkk. 2022. PERAN SEKOLAH DALAM MENGELOLA SUMBER BELAJAR DI SDN 04. BATUDAA PANTAI KABUPATENGORONTALO.bajangjournal.com/index.php/JPDSH/article/view/1577
Nana Sudjana. 1995. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung : PT
Remaja Rosdakarya.
Paul Suparno. 2001. Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget. Yogyakarta :
Kanisius.
Ridwan Effendi dkk. 2007. Pengembangan Pendidikan IPS SD PJJ S1-PGSD. Dirjen Dikti Departemen Pendidikan Nasional.
Slameto. 1991. Proses Belajar Mengajar Dalam Sistem Kredit Semester (SKS).
Bandung : Bumi Aksara.14
Slamet Widodo. 2004. Metodologi Penelitian. Surakarta : Sebelas Maret University
Press.
Suharsimi Arikunto. 2007. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan (edisi revisi). Jakarta : Bumi Aksara.
Suryosubroto, B. 2001. Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Rineka Cipta

