Analisis Eksistensi Bahasa Indonesia di Era Globalisasi

Authors

  • Yusrin Lihawa Universitas Pohuwato

Abstract

Bahasa Indonesia memiliki peran penting sebagai identitas nasionaldan alat komunikasi resmi masyarakat Indonesia. Namun,perkembangan globalisasi yang semakin pesat membawa pengaruhbesar terhadap penggunaan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi bahasaIndonesia di era globalisasi serta mengidentifikasi tantangan danpeluang yang dihadapi dalam mempertahankan keberlangsunganbahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatifdeskriptif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dariberbagai sumber referensi seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel yangrelevan dengan topik penelitian. Teknik analisis data dilakukan melaluitahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa globalisasi memberikan dampak positifdan negatif terhadap eksistensi bahasa Indonesia. Dampak negatifditandai dengan meningkatnya penggunaan bahasa asing, munculnyabahasa gaul, serta penggunaan bahasa campuran dalam komunikasisehari-hari yang berpotensi menggeser penggunaan bahasa Indonesiayang baik dan benar. Sementara itu, dampak positif globalisasi terlihatdari meningkatnya penyebaran bahasa Indonesia melalui media digital,serta meningkatnya minat masyarakat internasional dalammempelajari bahasa Indonesia melalui program Bahasa Indonesia bagiPenutur Asing (BIPA). Dengan demikian, eksistensi bahasa Indonesia diera globalisasi tetap dapat dipertahankan apabila terdapat kesadarandari masyarakat, peran generasi muda, serta dukungan pemerintahdalam menjaga dan mengembangkan penggunaan bahasa Indonesiasecara baik dan benar. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersamauntuk mempertahankan bahasa Indonesia sebagai identitas nasional ditengah arus globalisasi yang semakin berkembang.

Downloads

Published

2025-12-22

How to Cite

Yusrin Lihawa. (2025). Analisis Eksistensi Bahasa Indonesia di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Mosikolah, 4(2), 264–268. Retrieved from https://pendidikan.e-jurnal.web.id/index.php/terbaru/article/view/310