Analisis Dampak Miskonsepsi Bahasa Indonesia Terhadap Proses Berpikir Siswa
Abstract
Bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan instrumen kognitiffundamental dalam pembentukan konsep dan struktur logika.Miskonsepsi dalam bahasa Indonesia, baik pada level semantik maupunsintaksis, berpotensi menghambat penalaran logis dan kemampuanpemecahan masalah pada siswa. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis dampak miskonsepsi bahasa terhadap proses berpikirsiswa melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Datadikumpulkan dari literatur jurnal dan buku dalam kurun waktu limatahun terakhir (2021-2026). Hasil kajian menunjukkan bahwamiskonsepsi bahasa menyebabkan distorsi logika, kegagalan dalamabstraksi konsep, dan menghambat kemampuan metakognisi. Temuanini menegaskan bahwa pengajaran bahasa yang presisi merupakanprasyarat bagi pengembangan kemampuan berpikir kritis dilingkungan sekolah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

